Padapertengahan tahun 2014, saya diizinkan Allah SWT untuk mengambil Cuti di Luar Tanggungan Negara (CLTN). Cuti ini saya ambil karena keinginan pribadi untuk mendampingi suami yang mendapatkan kesempatan kuliah S-3 di Australia atas beasiswa dari Australian Award Scholarship (AAS). Cuti jenis ini jarang diambil karena implikasinya berat. SoMoms, tidak ada yang perlu ditakutkan atau diragukan lagi ketika harus mendampingi pasangan tugas atau pun kuliah di luar negeri kemudia hamil dan melahirkan di sana. Karena ternyata bayak gampangnya. Makasih Mba Ade sudah mau berbagi banyak, terus berkarya ^_^ Kaliini saya fokus ke bahasan apa aja sih yang bisa kita bantu jika suami/istri mau mencari beasiswa luar negeri. Langsung saja ya ke list -nya. Membantu Mencarikan Info Beasiswa Mencatat dan Mengingatkan Tanggal-Tanggal Penting Membantu Mencarikan Kampus dan Jurusan yang Sesuai Mendiskusikan Esai dan Rencana Studi TipsEfektif Belajar Bahasa Inggris untuk Kuliah Ke Luar Negeri #1. Hafalkan Kalimat #2. Awali dengan Hal yang Bikin Kamu Nyaman #3. Perhatikan Pengucapan #4. Ada Banyak Aksen Bahasa Inggris Siap Kuliah di Luar Negeri? Bahasa Inggris Membuka Ribuan Peluang Baru Hampir semua informasi penting dalam dunia akademis disajikan dalam bahasa Inggris. KetikaMereka Kuliah di Luar Kota; Selanjutnya. Tutup. Muda . Strategi Tetap Produktif Ketika Mendampingi Pasangan Studi di Luar Negeri . 2 Maret 2013 05:34 Diperbarui: 24 Juni 2015 17:27 826 0 0 + Laporkan Konten. Laporkan Akun. Lihat foto sedang dan mungkin akan saya lakukan selama mendampingi suami. 1. Sekolah lagi. Sertaada juga yang ikut suami yang bekerja di luar negeri. Namun, untuk tinggal di luar negeri bukanlah sesuatu yang mudah. Kini Angie hidup di London untuk mendampingi suami bertugas. Angie pun jarang muncul lagi di layar kaca Indonesia meski beberapa kali ia terlihat proyek film. Potret keseharian 10 seleb Tanah Air saat kuliah di Disela-sela program orientasi persiapan kuliah di Northern Illinois University, dan insomnia berat karena jetlag saya menyempatkan diri membuatkan video proses keberangkatan saya ke Amerika Serikat. Video ini adalah tribute untuk wanita super yang sudah mendampingi saya selama 7 tahun ini. Terima kasih atas pengertian dan ketegarannya. Sehinggaperlu diawasi dan ditemani oleh sang kakak Eril. "Jadi inginnya tuh di sana bareng (adik), apalagi kan cewek ya masih takut gitu lah kalau sendirian di luar negeri," tambah Eril. Sebelumnya diberitakan, putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz (Eril), terseret arus Sungai Aare, Bern, Swiss, pada Kamis 26 Mei Membawakeluarga saat studi lanjut di luar negeri memang merupakan sebuah pilihan. Ada banyak keuntungan tetapi banyak pula hal yang bisa menganggu konsentrasi. Secara finansial, tentunya beasiswa jarang yang menanggung anggota keluarga (walaupun gosip terbaru adalah beasiswa LPDP dan DIKTI akan memberikan tambahan biaya untuk anggota keluarga). Cutidi Luar Tanggungan Negara (Perka BKN No. 24 th 2017) : Ketentuan Pemberian Izin Cuti di luar Tanggungan Negara adalah sebagai berikut : PNS yang telah bekerja paling singkat 5 (lima) tahun secara terus menerus karena alasan pribadi dan mendesak dapat diberikan cuti diluar tanggungan negara; Mengikuti atau mendampingi suami/isteri tugas 8UnRVZ. Home Beasiswa Jum'at, 09 Juni 2023 - 1925 WIBloading... Beasiswa LPDP menyediakan bantuan biaya pendidikan untuk kuliah S2 dan S3 di luar negeri. Foto/SINDOnews. A A A JAKARTA - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan LPDP merupakan program beasiswa yang diinisiasi oleh Kementerian Keuangan. Sejak berdiri pada 2010, LPDP telah memberikan bantuan biaya pendidikan bagi para mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan kuliah S2 dan hanya menyediakan dana pendidikan untuk perkuliahan di dalam negeri, LPDP juga menyediakan pendanaan bagi mahasiswa Indonesia yang ingin mengenyam perkuliahan di perguruan tinggi luar negeri. Alumnus Universitas Airlangga Unair yang saat ini menjadi awardee LPDP di program S3 University of Sydney, Australia Umar Syaroni memberikan tips lolos beasiswa LPDP untuk studi S3 di luar negeri di Sosialisasi LPDP yang digelar Kelurahan LPDP Unair. Perencanaan yang Matang“Teman-teman harus memiliki perencanaan yang matang. Mau meneliti apa, mau sekolah di mana, itu sudah punya perencanaan,” tutur Umar, dikutip dari laman Unair, Jumat 9/6/2023. Ia menjelaskan perlu waktu minimal enam bulan untuk mempersiapkan berkas-berkas pendaftaran beasiswa juga Kisah Mustofa Fahmi, PNS Kemenag Lulus Seleksi Australia Awards Indonesia 2023Beberapa berkas untuk pendaftaran LPDP meliputi hasil tes bahasa Inggris, transkrip ijazah, surat rekomendasi, commitment essay, proposal penelitian studi S3, serta surat-surat lain yang memang perlu. Berkas-berkas ini wajib diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh penerjemah RekomendasiTerkait dengan surat rekomendasi, Umar sangat menekankan untuk meminta surat ini dari seseorang yang mengenal kita secara dekat baik dari segi pribadi maupun profesional.“Saya dulu meminta dari tiga akademisi yaitu dosen, dosen pembimbing, dan dosen pendamping akademik,” terang alumni Magister Media dan Komunikasi rekomendasi, sambung Umar, penting untuk memperkuat saat proses wawancara. Oleh karena itu, ia mengimbau tidak meminta surat rekomendasi berdasarkan jabatan fungsional saja. Namun, juga mempertimbangkan kedekatan kita dengan orang yang dapat memberi kita samping teknis pendaftaran, pendaftar program S3 juga harus mampu mencari supervisor yang akan mendampingi proses riset selama mengenyam pendidikan di luar juga Jadwal Lengkap dan Persyaratan LPDP 2023 Tahap 2, Pahami agar Lolos!“Ketika kita membahas S3, perspektifnya harus diganti apalagi S3 keluar negeri. Perspektifnya bukan lagi mencari kampus tapi mencari supervisor atau di Indonesia namanya promotor,” terang ini merupakan dosen di perguruan tinggi yang memiliki kepakaran dengan topik penelitian yang kita ajukan. Kesesuaian pakar dengan topik penelitian kita ini akan mendukung kita untuk bisa lolos LPDP dengan mudah.“Cari di Google Scholar tema penelitian kita apa. Lalu, kita cari dosen serta kepakaran beliau. Lalu kirimkan CV, proposal penelitian, dan motivation letter ke beliau via e-mail,” ujar KuatTerakhir, Umar berpesan bahwa studi S3 membutuhkan komitmen yang baik, tidak hanya berorientasi pada materi semata. “Penting bagi kita punya komitmen yang baik. Jadi, studi S2-S3 bukan karena pengen dapat uang tapi pengen meningkatkan kompetensi diri supaya bisa berkontribusi,” pungkasnya. nnz beasiswa lpdp program beasiswa kuliah di luar negeri gelar doktor kuliah gratis Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkini More 17 menit yang lalu 5 jam yang lalu 6 jam yang lalu 6 jam yang lalu 7 jam yang lalu 8 jam yang lalu Memiliki kesempatan ke luar negeri dalam rangka mendampingi suami merupakan mimpi yang tak dimimpikan. Mengapa? Karena bagi saya bermimpi menginjakkan kaki di negara lain seperti punguk merindukan bulan alias mustahil. Pesimis memang. Namun, saat itu saya hanya mencoba berpikir realistis atas kemampuan yang saya punya. Pola pikir saya kemudian bergeser bahwa ketika memang sudah takdir-Nya, maka tak ada yang tak mungkin. Dan sekarang takdir itu sedang saya nikmati. Alhamdulillah... Untuk menghargai takdir indah dari Allah ini, saya bertekad menjadi pribadi yang produktif. Sebut saja sebagai wujud rasa syukur saya kepada Allah. Namun, ternyata untuk menjadi produktif, saat harus beradaptasi itu cukup menantang juga. Saya harus beradaptasi dengan lingkungan baru serta mendampingi dua anak sekaligus dalam berbahasa dan berbudaya. Belum lagi sistem pelayanan publik yang sedikit berbeda dengan di Indonesia, yang membuat kita tidak bisa langsung datang berobat ke dokter, misalnya. Apa pun tantangannya, rumus untuk menaklukkannya hanya satu lakukan! Jadi, setelah mendata produktivitas jenis apakah yang ingin kita lakukan, pastikan semua yang kita tulis itu kita realisasikan. Agar tidak menjadi euforia sesaat, lakukan saja sesuai minat dan kesenangan kita. Apa saja yang sudah saya lakukan? Jalan-jalan GratisBerada di negara baru tentunya menjadi tempat wisata gratis yang bisa kita bagi keindahannya atau keunikannya meski lokasinya adalah tempat tinggal kita sendiri. Eksplorasi sedikit mengenai fasilitas tempat tinggal kita seperti halnya taman bermain, taman baca, atau sarana olahraga dan belanja bisa menjadi aktivitas produktif di minggu-minggu pertama keberadaan kita di negara tersebut. Selain bisa jalan-jalan gratis, kita juga bisa berbagi informasi kepada kerabat terdekat tentang lingkungan baru tempat tinggal kita. Mencari Kelompok Belajar Gratis Biasanya, lingkungan kampus yang notabene menjadi lingkungan pilihan domisili para mahasiswa, memiliki kelompok-kelompok belajar gratis yang diadakan komunitas setempat sebagai cara mereka untuk memperkenalkan budaya dan bahasa lokal. Kita bisa memilih mana yang cocok untuk diikuti. BertemanNah, kalau kita sudah bergabung dengan kelompok belajar, besar kemungkinan kita bakal dapat banyak teman. Meski ya memang mencari teman itu ibaratkan mencari pasangan alias cocok-cocokan. Terkadang ada teman yang hanya cocok untuk sekadar ngomong basa basi, kadang ada yang sekedar jadi teman mengobrol di taman bermain, syukur-syukur bertemu teman buat untuk dijadikan sahabat selama merantau. Serunya, kita bisa seolah sedang berjalan-jalan keliling dunia karena mengenal bermacam-macam orang dari berbagai belahan dunia. Memanfaatkan Fasilitas Kampus Tempat Suami Belajar Sebagai mahasiswa internasional, kampus biasanya memiliki layanan fasilitas dan aktivitas yang family friendly. Cari tahu dan catat semua aktivitasnya lengkap dengan tanggal pelaksanaan plus tempatnya. Jangan lupa nikmati semua fasilitas kampus berupa sarana olahraga, perpustakaan dan transportasi kampus atau semua fasilitas gratis. Pokoknya harus dioptimalkan, karena semua sarana dan prasarana yang suami kita peroleh bisa jadi sangat mendukung produktivitas kita sebagai istri. Praktik Memasak Makanan InternasionalHal ini agak jarang saya lakukan, mengingat lidah kami terlalu setia pada masakan Minang. Namun, mumpung di negara orang, tidak ada salahnya kita coba memasak makanan mereka atau dari negara lain yang bahan-bahannya cenderung lebih murah dibandingkan jika kita membuatnya di Indonesia. Hal ini bisa menambah pengalaman dan wawasan kuliner. Berkreasi Ide Bermain Anak dan Dekorasi Rumah Kita juga bisa menciptakan kreasi permainan untuk anak-anak yang sesuai dengan usia mereka. Ide-ide seperti ini banyak sekali di media sosial. Kita bisa memanfaatkan barang-barang bekas atau berburu mainan bekas yang kondisinya masih bagus. Selain itu, kita juga bisa menata tempat tinggal kita di sini agar jadi menarik dan menambah semangat kita sehari-hari. Abadikan dengan Kamera dan TulisanSelama berada di negeri orang, selalu abadikan setiap momen. Terserah apakah akan dibagikan melalui media sosial, atau hanya di album pribadi. Kelak dokumentasi ini akan menjadi cerita yang membuat kangen dan mudah-mudahan jadi motivasi untuk anak cucu kita untuk menimba ilmu. Jangan lupa untuk mem-back up semua file foto yang kita miliki. Apalagi sekarang bantuan kecanggihan teknologi membuat kita dengn sangat mudah menyusun album foto dan video kita, seperti misalnya dengan bantuan Google Photo. Nah selain foto dan video, buat kita juga bisa menuliskan pengalaman kita selama di sini. Semoga beberapa aktivitas di atas menginspirasi Urban Mama yang juga tengah mendampingi suami bersekolah. Apakah ada yang ingin menambahkan? Se você estiver em um relacionamento, uma das decisões mais difíceis na hora de viajar para estudar no exterior vai ser ficar longe da pessoa que você ama. Como aproveitar a experiência sem ter a sua namorada ou o seu namorado ao seu lado? Uma opção possível é manter o relacionamento a distância até que o seu curso acabe! Mas antes da decisão definitiva, é aconselhável ter uma conversa muito sincera com você mesmo -Eu serei capaz de aproveitar a oportunidade sabendo que ele/ela vai ficar? -Vou conseguir me concentrar nos estudos e trabalhos? -A distância vai atrapalhar o meu desempenho? -Nós confiamos um no outro o suficiente? -Nosso relacionamento é forte para aguentar a distância? O autoconhecimento é tão importante quanto saber a opinião da sua namorada/do seu namorado. Após responder estas questões pessoais, cabe ter uma conversa franca com ela/ele. Exponha os seus planos de estudar no exterior, explique porque e quanto a experiência é importante para você e peça a ajuda e compreensão dela/dele. Se depois de tudo isso, você decidir viajar, chegou a hora de planejar como será a rotina do casal enquanto ficam longe. ATENÇÃO para facilitar, daremos as dicas do ponto de vista de quem parte usando o masculino. Mas são válidas para todos se você vai ou se você fica; se tem namorado ou namorada. 1. Entender as mudanças A primeira coisa a se fazer é entender que tudo irá mudar para quem parte e tudo continuará o mesmo para quem fica. Enquanto você passa pelo processo de adaptação ao novo ambiente, conhece novos lugares incríveis, faz novas amizades, aprende muita coisa, etc., a sua namorada continua na mesma rotina de sempre, e pior sem você. Por isso, é muito importante compreender os sentimentos de quem ficou para evitar brigas e ressentimentos. Coloque-se sempre no lugar da pessoa. Você também vai precisar que ela se coloque no seu lugar, porque a adaptação ao novo ambiente nem sempre é fácil. Os primeiros dias ou até semanas serão agitados e a saudade pode bater muito forte – e se transformar facilmente em arrependimento de ter partido. Passar por este período inicial será uma provação e exige o esforço e a compreensão dos dois. 2. Comunicação Passado o choque inicial, é hora de estipular uma rotina. O mais importante é a comunicação entre vocês. No entanto, diferente do que possam imaginar, manter uma comunicação muito constante pode ser prejudicial. Graças aos novos aplicativos, como Whatsapp, Messenger e Skype, é possível trocar mensagem o tempo todo – literalmente! Apesar de ter toda essa facilidade ser incrível e deve, com certeza, ser utilizada a favor do relacionamento, estar o tempo todo em contato pode ser prejudicial. Logo, as mensagens não terão mais tanto conteúdo, vocês ficarão sem assunto e correm o risco de se tornarem extremamente dependentes um do outro – e até mesmo possessivos. Coisas como “cadê você?” e “por que você não me respondeu?” serão ditas. A cobrança começará a pesar. É importante lembrar que você terá muitos compromissos e responsabilidade com os estudos, da mesma forma que a sua namorada ainda terá o trabalho e/ou os estudos com que se preocupar. Além disso, possivelmente haverá diferença de fuso-horário entre pare agora... Tem mais depois da publicidade ; 3. Horários fixos para ligações O ideal é achar brechas nas suas agendas e estipular horários fixos para conversar. Por exemplo na sua hora do almoço e à noite, quando os dois já estiverem livres. Reserve estes períodos exclusivamente para a sua namorada – nada de falar com ela enquanto faz a lição de casa ou compartilha a sala com seus amigos. Claramente, isso não quer dizer que vocês não podem trocar mensagens ou deixar de responder a pessoa fora do horário marcado; só é essencial que vocês não se tornem dependentes dos aplicativos e da “presença virtual” um do outro o tempo inteirinho, a ponto de atrapalhar o seu desempenho nos estudos e de prejudicar a sua experiência no exterior. 4. Conversa com vídeo Quando for a hora marcada de conversar, façam questão de utilizar apps que permitam o chat por vídeo! A conversa por escrito abre uma ampla margem para o mal-entendido e a má interpretação. O vídeo possibilita ver as reações faciais e ouvir a entonação da pessoa. Sem contar que é uma delícia ver e ouvir a sua namorada. 5. Mantenham uma rotina A falta de comunicação pode ser tão prejudicial quanto o excesso. Uma vez estipulados os horários para conversar, mantenham a rotina. Conte sobre o seu dia e se mostre interessado sobre o dia dela, mesmo que não tenham feito nada de interessante. 6. Fidelidade e ciúmes Outra coisa que deve necessariamente ser bem esclarecida é a questão da fidelidade. Em um relacionamento à distância, o ciúme pode ser o maior causador de brigas e até mesmo de términos. Há quem consiga ter um relacionamento aberto. Se este for o caso de vocês, estipulem regras bem claras. Vocês estão permitidos a ficar com outras pessoas durante o tempo distante? O relacionamento consegue sobreviver a isso? Esclareçam este assunto antes de partir e atenham-se às suas regras. Se o relacionamento for exclusivo, é importante confiar na pessoa. Acusações, insegurança e possessividade serão como veneno e logo causarão turbulências no relacionamento. OUTRAS DICAS Troquem cartas! É muito romântico receber cartas e mostra que vocês dedicaram parte do seu dia para escrever à mão um para o outro. A espera pela resposta também é muito boa. Leve algo dela com você uma peça de roupa com o perfume dela, uma pelúcia, um travesseiro, etc. Presenteiem-se antes de partir! Uma ideia legal é fazer um álbum de foto ou um scrapbook do relacionamento. Tenha um porta-retrato com a foto dela no seu quarto. Façam planos para o futuro juntos. Planejem a sua volta. Crie uma conta em algum serviço de compartilhamento gratuito para que você possa fazer álbuns de fotos particulares. Assim, a sua namorada acompanha sua viagem, vê também os lugares quer você estiver conhecendo e não se sente tão excluída. Apresente os seus novos amigos à sua namorada por vídeo chat. Esta é outra forma de fazer com que ela se sinta incluída. Para quem fica se possível, planeje uma viagem para visitar o seu namorado!